Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Musyawarah Komisariat Ke-2 IMM UMCI Siapkan Kepemimpinan Baru yang Berintegritas dan Berdampak

Cileungsi – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Universitas Muhammadiyah Cileungsi (UMCI) menyelenggarakan Musyawarah Komisariat (Musykom) Ke-2 pada Sabtu, 27 Juni 2026, bertempat di Aula Kampus A SMKM 1 Cileungsi. Kegiatan ini menjadi forum permusyawaratan tertinggi di tingkat komisariat untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan, menyusun program kerja, serta memilih kepemimpinan baru yang akan melanjutkan estafet organisasi.

Musyawarah Komisariat dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cileungsi, Bapak Mustopa Idris, M.EI., Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Cileungsi Fadh Fawaz, M.I.Kom selaku perwakilan pimpinan Universitas Muhammadiyah Cileungsi, Ketua MPKSDI Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cileungsi Rakanda Robby Muhammad Mustapa, perwakilan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Cileungsi, serta jajaran Pimpinan Cabang IMM Bogor Raya, dan seluruh kader PK IMM UMCI.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cileungsi, Bapak Mustopa Idris, M.EI., menekankan bahwa kader IMM harus mampu menjaga keseimbangan antara prestasi akademik, aktivitas organisasi, dan akhlak sebagai mahasiswa Muhammadiyah.

“Kami berharap kader-kader IMM tidak hanya menjadi mahasiswa yang aktif berorganisasi, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi akademik, memiliki akhlak yang baik, serta menjadi agen promosi di tengah masyarakat dan mahasiswa,” ujar Mustopa Idris.

Menurutnya, kader IMM memiliki tanggung jawab untuk menjadi representasi nilai-nilai Muhammadiyah di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. Oleh karena itu, setiap kader diharapkan mampu memberikan teladan melalui prestasi, etika, dan kontribusi nyata dalam berbagai bidang.

Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Cileungsi, Fadh Fawaz, yang hadir mewakili pimpinan universitas, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Komisariat sebagai bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan mahasiswa. Universitas memandang IMM sebagai mitra strategis dalam membentuk mahasiswa yang memiliki kompetensi akademik, kepemimpinan, dan karakter yang kuat.

“Kami juga berharap siapa pun yang nantinya terpilih menjadi pimpinan komisariat dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mampu merangkul seluruh kader, serta menghadirkan program-program yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Cileungsi akan terus mendukung pengembangan organisasi kemahasiswaan sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan, penguatan karakter, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui Musyawarah Komisariat Ke-2 ini, PK IMM UMCI diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner, adaptif, dan berintegritas, serta memperkuat peran organisasi dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan nilai-nilai Kemuhammadiyahan. Forum ini juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah antarkader sekaligus menyusun arah gerak organisasi yang lebih progresif, kolaboratif, dan memberikan manfaat bagi kampus serta masyarakat.

Dengan semangat musyawarah, kebersamaan, dan regenerasi kepemimpinan, IMM UMCI berkomitmen untuk terus mencetak kader yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi pelopor perubahan di lingkungan kampus, Persyarikatan Muhammadiyah, dan masyarakat.