Jakarta— Universitas Muhammadiyah Cileungsi (UMCI) terus memperkuat komitmennya dalam membangun jejaring dan kolaborasi pendidikan di tingkat internasional. Hal tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Rektor Universitas Muhammadiyah Cileungsi, Anas Sobarnas, dalam kegiatan China–Indonesia Education–Industry Collaboration Summit 2026 yang diselenggarakan di Grha Diktisaintek, Gedung D, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi melalui Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, bekerja sama dengan Go Study Global Education. Kegiatan ini turut melibatkan perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV sebagai bagian dari upaya memperluas ruang kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor industri, khususnya dalam konteks kerja sama Indonesia dan Tiongkok.
Keikutsertaan Rektor UMCI menjadi bagian dari langkah strategis universitas dalam membuka peluang kerja sama dan memperluas konektivitas kelembagaan dengan berbagai mitra potensial. Forum tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan pemangku kepentingan pendidikan dan industri dalam membangun sinergi yang dapat mendukung pengembangan pendidikan tinggi, sains, teknologi, inovasi, serta penguatan kompetensi lulusan.
Bagi UMCI, forum kolaborasi internasional seperti ini memiliki arti penting dalam memperkuat kapasitas perguruan tinggi agar semakin adaptif terhadap perkembangan global. Kolaborasi pendidikan dan industri juga menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta mendorong lahirnya inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kehadiran Rektor UMCI dalam China–Indonesia Education–Industry Collaboration Summit 2026 sekaligus mencerminkan komitmen universitas untuk terus mengembangkan kerja sama yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, penguatan jejaring internasional, serta pengembangan peluang kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi sivitas akademika.

UMCI memandang bahwa penguatan kemitraan tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan kelembagaan, tetapi juga merupakan strategi untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang semakin unggul, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta perkembangan global.
Melalui partisipasi aktif dalam berbagai forum strategis, UMCI diharapkan semakin memiliki ruang untuk membangun kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan, pemerintah, dunia industri, maupun mitra internasional dalam rangka mendukung terwujudnya Universitas Muhammadiyah Cileungsi yang semakin berkemajuan dan berdaya saing.

More Stories
UMCI Umumkan Jadwal Libur Idul Adha 1447 H, Perkuliahan Aktif Kembali 1 Juni 2026
Prodi Teknik Mesin Raih Juara III pada Capstone Design Competition APSTM-PTMA
Perluas Jejaring Kemitraan, UMCI Jalin MoU dengan Water Kingdom Mekarsari